Drama Laga BADIK Tayang 30 Oktober 2025

Karya DOP Dicky R Maland

Oct 4, 2025 - 22:46
Oct 4, 2025 - 22:47
 0  29
Drama Laga BADIK Tayang 30 Oktober 2025

Indonesia kembali mempersembahkan karya layar lebar yang mengangkat kearifan lokal. Film “Badik”, produksi PH Indora Global Film berkolaborasi dengan Pandawa Lima, siap tayang 30 Oktober 2025.

DemiFilm, Phoenampungan, Wahid Hasyim, Jakarta- Film ini tidak hanya menampilkan badik sebagai senjata khas masyarakat Bugis-Makassar, tetapi juga menghadirkan filosofi yang melingkupinya: harga diri, cinta, dan keluarga.

Cerita film ini ditulis oleh Fajar Umbara dan dikembangkan bersama Sawal, dengan latar lokasi syuting di Makassar, Pangkep, Malino Gowa, Taman Batu, Ramang-Ramang, hingga Leang-Leang Maros.

“Badik punya visualisasi yang kuat dan cerita inspiratif yang saya coba hadirkan lewat layar,” jelas Dicky R. Maland kemarin sore, Jumat (4/10) bersama Fandi AA, M.Fahrul & Destrian.

"Badik punya visualisasi bagus dan cerita inspiratif," lanjut Dicky R. Maland sekaligus menjelaskan koreografi laga & pentingnya film yang mengangkat budaya tradisi tiap daerah.

DOP Dicky R. Maland dipercaya memimpin jalannya produksi, menghadirkan adegan-adegan epik mulai dari tarung sarung, duel badik, hingga drama emosional yang menyentuh

Prisia Nasution, Mike Lucock, Donny Alamsyah bersama Wahyudi Beksi sebagai Badik dengan pemain dari bumi Sawerigading menjadi kolaborasi sangat dinanti perpaduan drama dan laga yang sangat menghibur.

Badik memperkenalkan talenta muda berbakat dari Fandy AA sebagai Unru, Aulia Yayan (Dinda) dan lainnya Ada Andi Kepo,  M.Fahrul Rozi, Andi Wira, Rivan, Aulia Qalbi (Ros), Ryan Hidayat, Putri Aminda, Anggun, Andi Djajang, Rara, Bahrun, Aspada dan lainnya.

Badik punya perjalanan panjang dari proses pembuatannya dan sudah lama dinantikan masyarakat Indonesia.

Badik menjadi film paling dinanti dengan dialog bertutur dengan kearifan lokal dengan plot twist menarik.

Kini siap hadir tidak sekedar menghibur, tetapi mengedukasi dengan banyak makna tersirat di dalamnya jadi tuntunan sebagai tontonan semua kalangan ditengah era yang luar biasa berubah saat ini.

Film ini tidak hanya menampilkan badik sebagai senjata khas masyarakat Bugis-Makassar, tetapi juga menghadirkan filosofi yang melingkupinya: harga diri, cinta, dan kekeluargaan.

Film “Badik” menghadirkan plot twist menarik, dialog dengan kearifan lokal, serta pesan moral yang relevan di tengah perubahan zaman. Lebih dari sekadar tontonan, film ini hadir sebagai tuntunan dengan banyak makna tersirat.

Sinopsis;
Bercerita tentang dua kakak beradik, anak dari seorang guru silat di pelosok Makassar, yang memiliki cita-cita berbeda. 

Unru (Fandy AA) ingin memajukan daerahnya, sementara saudaranya yaitu Badik (Wahyudi Beksi) ingin melestarikan adat dan budaya, khususnya seni pencak silat agar tidak tergerus oleh zaman. 

Ketika lulus sekolah keduanya berpisah, Unru hijrah ke kota untuk meneruskan kuliah, sedangkan Badik menetap di desa untuk melanjutkan mengajar silat di padepokan ayahnya yang sudah tua. 

Namun terjadi musibah yang merenggut nyawa Unru, ketika menjalani ospek di luar kampus yang diadakan oleh para seniornya, kabar buruk ini menjadi duka cita yang besar bagi Badik dan kedua orang tua Unru. 

Mariki nonton Badik Kamis 30 Oktober di bioskop kesayangan Anda.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow