Sertijab Kongres-4 Berjalan Baik; Dihadiri Direktur FMS

Ibu Irini Dewi W sebagai Direktur FMS DitJen PPPK Kemenbud RI Beri Dukungan ke Periode Fauzan Zidni.

Apr 12, 2026 - 09:38
Apr 12, 2026 - 09:39
 0  33
Sertijab Kongres-4 Berjalan Baik; Dihadiri Direktur FMS

DemiFilm, Hotel Mercure, Cikini, Jakarta- Kongres ke-IV sukses berlangsung, Badan Perfilman Indonesia disingkat BPI punya ketua umum seperti diberitakan di artikel sebelumnya.

Fauzan Zidni (40) terpilin secara aklamasi menjadi Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI) periode 2026-2030 menggantikan Pit. Ketua Umum Celerina Judisari pada Kongres IV BPI yang diselenggarakan di Hotel Mercure Cikini, Jakarta, 10-12 April 2026. 

“Saya berterimakasih kepada teman-teman yang telah memberi kepercayaan besar ini untuk menjalankan agenda bersama seluruh masyarakat film Indonesia,” ujar Fauzan dalam siaran pers. 

Sesaat sebelum serah terima jabatan - Sertijab dari PLT kak Ayi ke Ketum terpilih Fauzan atau kerap disapa kak Ojan.

Ibu Irini selaku Dir FMS DitJen PPPK Kemenbud RI menandaskan siap dukung penuh agar capaian 2045 mendatang. Sinema Indonesia bisa berdaulat dan bermartabat.

Sementara itu agenda utama yang disiapkan adalah peningkatan SDM perfilman melalui sinkronisasi kurikulum, program magang-hub, dan pengiriman talenta muda ke sekolah film terbaik di luar negeri serta berbagai film lab internasional.

Selain itu, BPI akan menyusun revisi UU Perfilman bersama Kementerian Kebudayaan.

Kongres yang dihadiri oleh 67 stakeholder anggota juga memilih Fajar Nugros, Agustina Kusuma Dewi, Nasaruddin Saridz, Danu Murti, dan Judith Dipodiputro sebagai anggota Dewan Pengawas BPI. 

Kongres ini juga menjadi forum pembahasan Rencana Induk Pengembangan BPI, yang akan mendorong Rencana Induk Perfilman Nasional, amanah UU 33 Tahun 2009 tentang perfilman, serta dokumen strategis yang akan menjadi panduan ekosistem perfilman Indonesia dalam jangka panjang berdasarkan RPJPN dan Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan (RIPK). Rencana Induk ini mencakup peta jalan pengembangan SDM, infrastruktur produksi, distribusi, promosi, serta kerangka regulasi yang mendukung pertumbuhan industri film yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan hingga 2045. 

Siapa Fauzan Zidni?

Fauzan Zidni adalah seorang produser film dan eksekutif media dengan rekam jejak lebih dari 14 tahun. Fauzan pernah menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI) periode 2016-2019, dan menjadi Dewan Penasihat sejak 2019. 

Fauzan menyelesaikan studi sarjana limu Politik di Universitas Indonesia dan
magister kebijakan publik dari Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore. la merupakan produser di Cinesurya bersama Rama Adi, memproduksi film, di antaranya; What They Don't Talk About When They Talk About Love, Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak, Tukar Takdir, dan Perang Kota. 

Sempat berkarier sebagai Executive Producer/Head of Original Content di The Walt Disney Company Indonesia pada tahun 2022-2024, Fauzan memimpin tim yang bertanggung jawab atas kesuksesan 10 konten original dan 10 proyek pengembangan. Fauzan aktif menulis opini kebijakan perfilman di media nasional.

Selamat Menjalankan Amanah Kak Fauzan...!

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow