Film Putri Jangan Gentayangan Lagi Tayang 5 November 2026
Karya mistis Rizal Mantovani
DARI 25 JUTA VIEWS KE SCREEN BIOSKOP, MVP PICTURES RESMI RILIS OFFICIAL TRAILER “PUTRI JANGAN GENTAYANGAN LAGI” TAYANG 5 NOVEMBER 2026
DemiFilm, Salemba, Jakarta– Berawal dari kisah horror fenomena dari kanal YouTube Lentera Malam yang telah disaksikan lebih dari 25 juta kali, Putri Jangan Gentayangan Lagi resmi diangkat ke layar lebar oleh oleh MVP Pictures. Menandai langkah awal terornya di bioskop, MVP Pictures merilis Official Trailer yang memperlihatkan visualisasi mencekam dari trauma, gangguan supranatural serta tragedi kelam keluarga Mak Eli.
Dipimpin oleh sutradara spesialis horror Rizal Mantovani, Putri Jangan Gentayangan Lagi menghadirkan teror supranatural yang berpadu dengan kisah emosional tentang keluarga, kehilangan, dan ikatan yang tidak mudah terputus. Film ini siap menghantui seluruh bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.
MVP Picturesresmi merilis Official Trailer film Putri Jangan Gentayangan Lagi pada 18 September 2026. Trailer ini memperlihatkan rangkaian adegan penuh teror yang memvisualisasikan kisah Mak Eli dan pengalaman tragis yang menjadi awal dari cerita Putri. Nuansa mencekam semakin terasa melalui kemunculan berbagai gangguan supranatural yang membawa penonton masuk lebih jauh ke dalam kisah keluarga Mak Eli.
Lewat Official Trailer ini, penonton diajak mengintip awal mula terror mistis yang menimpa keluarga Mak Eli dan Alana. Rizal Mantovani menerjemahkan narasi audio podcast mejadi pengalaman visual penuh atmosfer dramatis, menggabungkan jumpscare yang lebih intens, dengan dinamika hubungan keluarga yang emosional.
Sutradara Rizal Mantovani mengungkapkan bahwa kekuatan utama film ini terletak pada perpaduan rasa takut dan ikatan emosional, sekaligus memberikan pengalaman baru yang lebih sinematik bagi penonton.
“Yang menarik dari kisah Putri bukan hanya terornya, tetapi ada cerita keluarga dan rasa kehilangan yang sangat kuat. Saya ingin penonton tidak hanya merasa takut, tetapi juga merasakan hubungan emosional antara Putri dan keluarganya. Horornya terasa dekat, karena berangkat dari sebuah keluarga yang ditinggalkan,” ujar Rizal Mantovani.Ia menambahkan, “Kami mencoba membawa cerita yang sebelumnya hanya didengar dan dibayangkan oleh jutaan penonton Lentera Malam menjadi sebuah dunia yang benar-benar bisa mereka lihat dan rasakan. Ada banyak detail atmosfer, visual, dan teror yang kami kembangkan untuk layar lebar, tetapi kami tetap menjaga esensi dari pengalaman Mak Eli yang menjadi awal dari kisah ini.”
Namun, Putri Jangan Gentayangan Lagi tidak hanya menghadirkan teror supranatural. Film ini juga mengeksplorasi ikatan emosional dalam sebuah keluarga setelah kehilangan orang yang mereka cintai. Di balik berbagai kejadian menyeramkan yang dialami para karakter, tersimpan kisah tentang kehilangan, rasa cinta, dan pertanyaan mengenai alasan seseorang yang telah pergi masih belum benar-benar meninggalkan keluarganya. Kisah Putri Jangan Gentayangan Lagi pertama kali menarik perhatian publik setelah diceritakan dalam salah satu episode Lentera Malam. Bukan sekadar cerita horor, pengalaman Mak Eli berhasil meninggalkan kesan mendalam bagi jutaan penonton karena rangkaian kejadian mistis tersebut disampaikan langsung oleh seseorang yang mengaku mengalaminya sendiri.
Episode tersebut kemudian berkembang menjadi salah satu cerita Lentera Malam yang paling banyak diperbincangkan, dengan jumlah penonton yang telah menembus lebih dari 25 juta views.
Salah satu podcaster Lentera Malam, Jamal, bahkan menyebut kisah tersebut sebagai salah satu cerita yang paling membekas bagi tim Lentera Malam. Terornya memang menyeramkan, tetapi terdapat lapisan emosional yang membuat kisah Putri terasa berbeda. Di balik kemunculannya, terdapat sebuah keluarga yang kehilangan seseorang dan pertanyaan tentang mengapa ia belum benar-benar pergi.
Kini, kisah tersebut mendapatkan sentuhan baru melalui layar lebar. Dengan menghadirkan visual, atmosfer, dan teror yang lebih intens, Putri Jangan Gentayangan Lagi mengajak penonton untuk kembali menyelami kisah Mak Eli dan keluarganya—serta mencari tahu alasan mengapa Putri masih gentayangan.
Saksikan Putri Jangan Gentayangan Lagi di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.
What's Your Reaction?