Joko Anwar Mendunia; Membanggakan !

Mendunia dengan karya

Dec 13, 2025 - 03:52
Dec 13, 2025 - 03:52
 0  19
Joko Anwar Mendunia; Membanggakan !

Menjelang Penayangan Film Horor Komedi Terbarunya ‘Ghost in the Cell’, Joko Anwar Dianugerahi Gelar Ksatria ‘Chevalier de ’Ordre des Arts et des Lettres’ oleh Pemerintah Prancis 

DemiFilm, Jakarta— Pekan lalu jelang weekend redaksi akses GoodNews dari publisis.

Sutradara dan penulis skenanio Indonesia dani Ghost in the Cell, Joko Anwar resmi dianugerahi tanda kehormatan Chevalier (Knight) of the Ordre des Arts et des Lettres oleh Pemerintah Prancis, dalam sebuah upacara yang berlangsung di Gedung Kementenan Kebudayaan Prancis, Paris, pada Kamis malam (11 12) lalu.

Penghargaan prestisius ini dibenkan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi, kontribusi, dan komitmen Joko Anwar dalam dunia sinema, yang dintlai telah memberikan dampak signifikan tidak hanya bagi perfilman Indonesia, tetapi juga bagi lanskap sinema global. Joko Anwar mendapatkan pengakuan artistsk dan komersial untuk film-filmnya dalam kurun 20 tahun berkarya, bukan hanya di Indonesia, namun juga berbagai belahan dunia Baik itu diputar di festival bergengsi maupun box office dt sejumlah negara. 

Penghargaan tersebut disematkan langsung oleh Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, yang dalam sambutannya menyoroti pendekatan khas Joko Anwar dalam berkarya. Menten mengatakan bahwa Joko Anwar telah menunjukkan bagaimana sinema dapat menjadi medium yang sangat aksestbel bagi penonton luas, dengan memanfaatkan genre sebagai pintu masuk, namun tetap membawa muatan sosial dan isu isu penting di dalam Masyarakat. 

“Dedikasi dan komitmennya telah berkontnbus) pada kemajuan perfilman Indonesia, sekaligus memperkaya dialog sinema dunia.” Ujar Menter: Kebudayaan Rachida Dati 

Dengan penganugerahan Chevalier de | Ordre des Arts et des Lettres ini, Joko Anwar bergabung dengan jajaran seniman dan tokoh budaya dunia yang diakui atas kontribusinya terhadap seni dan kebudayaan internasional. 

Ordre des Arts et des Lettres merupakan salah satu penghargaan kebudayaan tertingg: yang dibenikan oleh Pemerintah Prancis kepada individu yang dinmilai berjasa besar dalam pengembangan sem dan sastra. Sepanjang seyarahnya, tanda kehormatan ini telah diberikan kepada seyumlah tokoh berpengaruh dunia, termasuk Martin Scorsese, David Lynch, Tim Burton, Pedro Almodovar, Isabelle Huppert, Meryl Streep, Cate Blanchett, Tilda Swinton, David Bowie, serta Hayao Miyazaki. 

Dalam pidato penerimaannya, Joko Anwar menyamparkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Prancis serta refleksi atas peryalanan kreatifnya sebagai pembuat film yang tumbuh dan berkarya di Indonesia. 

Joko juga menjelaskan pendekatannya dalam berkarya. 

“Melalui cerita-cerita yang dibungkus dalam horor, thniller, atau komedi, saya berusaha membicarakan hal-hal yang sering kali sulit dibicarakan secara langsung, tentang ketidakadilan, tentang kekuasaan, tentang manusia dan lingkungan tempat 1a berpyak.” la juga menambahkan bahwa banyak karyanya lahir dari kegel:sahan terhadap isu-isu sosial dan ekologis, yang kemudian diteryemahkan ke dalam bahasa sinema populer agar dapat menjangkau lebih banyak penonton.

Penghargaan ini datang di tengah persiapan Joko Anwar meniis film terbarunya, Ghost in the Cell, yang dijadwalkan tayang pada tahun 2026. Film ke-12 darinya tersebut merupakan sebuah
horor-komedi yang menggunakan latar penjara sebagai metafora, sekaligus mengangkat isu kerusakan lingkungan, kekuasaan, dan tanggung jawab moral melalui pendekatan genre yang khas. 

“Ghost in the Cell adalah bagian dan percakapan yang sama yang selama ini ingin saya bangun lewat film-film saya,” lanjut Joko Anwar. 

“Menggunakan genre untuk menghibur, tetapi juga untuk mengajak penonton berpikir tentang dunia tempat kita hidup.”

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow