Film SOLATA Goes To Bulgaria 2026
Jadi Tamu Terhormat Mancanegara
Sudah dikonfirmasi bahwa @filmsolata akan diputar di Sofia-Menar Film Festival 2026 di Bulgaria.
DemiFilm, Salemba, Jakarta- Tidak saja sudah menjadi tontonan digemari dan paling disuka 2025.
Film nasional makin dekat ke warga Indonesia yang inspiratif dan sarat kearifan lokal dari berbagai wilayah nusantara. Anda pasti adalah penonton SOLATA khas dari Toraja Sulawesi Selatan yang sudah meraup angka penonton mendekati 15 ribu penonton yang saat ini bertambah terus dengan nobar-ninar di sekolah dan komunitas termasuk kabar baik akhir pekan dari PHnya.
Akhir Januari ini, SOLATA akan tayang di mancanegara, 27 Januari 2026 pkl 19.00 waktu setempat, Bulgaria.
Nantinya @filmsolata akan hadir dengan terjemahan bahasa Inggris dan bahasa Bulgaria.
Dijelaskan bahwa ini adalah undangan dari Kedubes Indonesia di Bulgaria.
Ichwan Persada selaku sineas kasih komen inspiratif, "Masih perlu terus belajar banyak hal terutama dari sisi kepenulisan dan penyutradaraan supaya karya berikutnya lebih baik lagi," tulisnya via wa ke redaksi.
Film Solata bercerita tentang Angkasa, seorang pria dari Jakarta yang merasa hidupnya hancur, lalu menjadi relawan guru di dusun terpencil Ollon, Tana Toraja, di mana ia menemukan kembali makna hidup, persahabatan, dan keluarga melalui interaksinya dengan murid-muridnya yang unik dan perjuangan bersama mereka untuk mendapatkan pendidikan layak, dengan kata "Solata" sendiri berarti "teman" dalam bahasa Toraja.
Sinopsis Singkat;
Angkasa (Rendy Kjaernett) dirundung masalah bertubi-tubi dalam waktu singkat: ibunya meninggal karena sakit, ia dipecat dari pekerjaannya, putus dengan kekasihnya Lembayung (Rachel Natasya), dan bertengkar hebat dengan sahabatnya Bumi (Iskandar Andi Patau).
Angkasa yang ingin lari dari kepahitan hidupnya, itu lalu memutukan menjadi relawan guru di daerah terpencil. Ia ditempatkan di Dusun Ollon Toraja, Sulawesi Selatan, dalam program Kelas Jauh. Di situ ia bersahabat dengan Abun (Fhail Firmansyah), dan bertemu enam murid kelas 4 SD yang bersemangat sekolah dengan segala keterbatasan. Pengalaman itu kemudian mengilhaminya untuk memperbaiki kondisi hidupnya sendiri.
Kata ‘solata’ bermakna ‘sesama kita’ dalam bahasa lokal Toraja, kata sutradara Ichwan Persada. Film ini memang sengaja mengangkat isu pendidikan di daerah terpencil, terutama Sulawesi Selatan, yang menurut data Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi 2020/2021, menempati peringkat kelima provinsi dengan jumlah anak putus sekolah terbanyak di Indonesia.
Film Solata yang mengandung unsur pendidikan dan perjuangan hidup, ini oleh LSF diklasifikasikan untuk penonton Semua Umur.
What's Your Reaction?